Lembaga Halal Eropa Bantah Fitnah Tempo Terhadap MUI

Mejelis Ulama Indonesia (MUI) tidak terima dengan karikatur, cover hingga pemberitaan Majalah Tempo yang sangat melecehkan MUI dan umat Islam, sehingga pantas disomasi. Ketua MUI Amidhan menegaskan pemberitaan Tempo itu berlebihan. Karikatur di cover majalah itu juga dinilai melecehkan. Sebab digambarkan sebuah produk dengan gambar babi dan ada sertifikat halal MUI. Padahal babi bagi umat Islam haram untuk dikonsumsi.

“Itu melecehkan, pantas kita somasi itu. Ini sangat menyakitkan,” kata Amidhan kepada, Rabu (26/2/2014).

Ketua Umum MUI Din Syamsuddin sudah melihat keseluruhan pemberitaan Majalah Tempo ini. Kata Amidan, MUI tetap akan melayangkan hak jawab ke pihak Majalah Tempo.

“Hak jawab dulu kita kirim. Tidak lama kita jumpa pers,” kata Amidhan.

Berbagai tudingan dalam pemberitaan Tempo itu, kata dia, tidak berdasar. Apalagi menuding MUI menerima dana-dana yang tidak sesuai. Amidhan bahkan menantang Majalah Tempo untuk membuktikan tudingan mereka itu. Termasuk dana-dana yang dikatakan diterima MUI dan Amidhan secara pribadi.

Eropa Membantah Tuduhan Tempo

Halal Food Council of Europe (HFCE) - Foto: ifanca.orgSementara itu, Dewan Sertifikat Makanan Halal Eropa atau Halal Food Council of Europe (HFCE) mengirimkan surat yang membantah pemberitaan Majalah Tempo soal sertifikat produk halal. Surat bantahan dari HFCE itu tertanggal 24 Februari 2014 tersebut, didapatkan copynya dari Inilah.com. Berikut isi surat itu:

Yang Terhormat KH Sahal Mahfudz,
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia

Assalamu’alaikum Wr.Wb.,

Bagi pihak HFCE saya ingin menarik perhatian Yth mengenai laporan Tempo mengenai HFCE.

Pertama nya laporan mengenai Mr Zeshan Sadek sebagai Ketua HFCE adalah tidak benar sekali. Beliau hanya memegang jawatan sebagai DIRECTOR HFCE. Sila dimaklumkan bahwa Prof. Dr. Hj. Mohamed Sadek masih lagi memegang jawatan sebagai CHAIRMAN and jawatan ini beliau memegang sejak permulaan HFCE pada tahun 2010 sampai saat ini.

Kedua, mengenai peranan Bapak Dr Amidhan di dalam Advisory Board HFCE. Laporan ini adalah tidak benar sekali walaupun nasihat Dr Amidhan terhadap soalan soalan halal banyak diberikan dan jasa baik Bapak Dr Amidhan sangat dihargai oleh HFCE.

Akhirnya tuduhan mengenai bayaran terhadap Bapak Dr Amidhan amatlah mengejutkan. Kenyataan ini tidak ada asas dan segala nasihat dan bimbingan dari Bapak Dr Amidhan untuk HFCE adalah atas dasar voluntari.

HFCE harap Yth dapat memberi perhatian terhadap laporan TEMPO terhadap HFCE adalah berdasarkan kepada faktur untuk menjatuhkan nama baik HFCE dan juga Bapak Dr Amidhan dari setengah pihak yang tidak bertanggung jawab.

Wassalam,

Rohana Mohamad

Administrative Officers

(islamedia/dakwatuna)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *