Mekah Berencana Memindahkan Standar Waktu

Lupakan Clash of Civilizations (Benturan Peradaban) – pertempuran besar berikutnya antara Timur dan Barat akan berakhir pada perebutan Waktu itu sendiri. Jam terbesar di dunia sedang dibangun di kota suci Islam Mekah, dengan tujuan bergerak Greenwich Mean Time ke kota Arab Saudi. Jam akan menandakan detik pertama pada satu hari setelah awal Ramadhan.

Jam itu sendiri memiliki kemiripan dengan Big Ben. Empat wajahnya, masing-masing berdiameter 151 kaki, akan dinyalakan dengan dua juta lampu LED. Ia akan duduk di atas sebuah menara yang membentang 1.983 meter di udara. Sebagai perbandingan, wajah Big Ben yang hanya berdiameter 23 kaki, dan tinggu menara yang hanya 316 meter. Menara ini juga memiliki beberapa sentuhan Islam asli yaitu tulisan Arab “Dalam nama Allah” berjalan di bawah jam wajah, dan lampur putih dan hijau akan berkedip di bagian atas jam untuk menunjukkan sholat lima waktu dalam Islam.

Greenwich telah melakukan tugasnya sebagai pencatat waktu internasional yang mengagumkan sejak 1884, sehingga banyak orang akan kesulitan untuk memikirkan alasan untuk mengubah Prime Meridian yang berlaku sekarang. Tapi setidaknya satu bangsa adalah mulai berpikir bahwa sudah saatnya untuk perubahan.

source : David Kenner – blog.foreignpolicy.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *