Dasar Fotografi untuk Pemula

Dasar Fotografi untuk Pemula
(rangkuman artikel dari internet)

Artikel ini diperuntukkan bagi orang-orang yang masih awam terhadap dunia fotografi (paling tidak, pernah pernah melihat-lihat kamera) namun ingin mengetahui bagaimana sebenarnya fotografi tersebut.
Dengan mengetahui teori dasar fotografi, kita akan lebih kreatif dan tahu setting kamera yang benar ketika harus mengabadikan momen-momen penting atau untuk sekedar hobi.
Disini akan difokuskan pada kamera digital, karena sekarang fotografi sudah mulai beralih ke digital yang memberikan kita banyak kemudahan dan penghematan dari sisi biaya.

Rangkuman artikel ini mengacu pada artikel pada situs http://www.fotografer.net
http://www.kamera-digital.com
http://www.pcmedia.co.id

ISTILAH DALAM FOTOGRAFI
Sebelum melangkah lebih jauh, ada baiknya kita mengerti beberapa istilah dalam fotografi yang kebanyakan dalam bentuk singkatan. Anda dapat membaca artikel :
“Sederhana namun Suka Terlupakan” oleh Raiyani Muharramah.
http://www.fotografer.net/artikel/lihat.php?id=72

Ada baiknya kita juga sedikit tahu tentang bagian dalam kamera digital. Anda dapat membaca artikel :
“Pengetahuan Dasar Kamera Digital (1)” oleh Willy Sutrisno.
http://www.fotografer.net/artikel/lihat.php?id=127

dan artikel :
“Pengetahuan Dasar Kamera Digital (2)” oleh Willy Sutrisno.
http://www.fotografer.net/artikel/lihat.php?id=139

TEORI FOTOGRAFI
Oke sekarang kita lanjutkan pembelajaran kita ke prakteknya.
Seringkali kita melihat sebuah foto itu terlihat biasa-biasa saja, untuk itu perlu dipahami bagaimana memperlakukan elemen-elemen sebuah foto, bagaimana mengatur komposisi serta bagaimana pengambilan foto yang baik. Dengan demikian foto yang kita hasilkan akan memiliki daya tarik tersendiri. Anda dapat membaca artikel :
“Teori Dasar Fotografi” oleh Jessica Wuysang.
http://www.fotografer.net/artikel/lihat.php?id=212

Sampai di sini kita sudah tahu bagaimana membuat foto yang baik, namun belum menyentuh teknik pengaturan pada kamera kita. Kita dapat membedakan kamera digital menjadi 3 :
– Kamera saku otomatis : biasa ini adalah kamera saku, sangat mudah digunakan. Hanya perlu point-and-shot aja tanpa harus melakukan pengaturan pada kamera. Ada beberapa kamera jenis ini yang memberikan fasilitas untuk mengatur ISO dan beberapa scene yg bisa dipilih sesuai dengan kondisi obyek yang di potret.
– Kamera konsumer manual : kamera jenis ini biasanya berbentuk kamera saku (walaupun ada juga yg bentuknya spt kamera profesional). Selain memiliki setting otomatis juga memberikan fasilitas untuk mengatur jarak fokus, exposure, aperture, serta ISO. Sehingga kita dapat mengatur kamera dengan tepat. Ada mode P,A,S, atau M yang memudahkan pengaturan kamera secara manual.
– Kamera profesional : kamera jenis ini adalah kamera SLR (single lens reflex). Bentuknya biasanya besar, menyediakan semua jenis pengaturan, lensa juga dapat kita ganti-ganti sesuai dengan kebutuhan. Kemampuan kamera ini juga jauh lebih tinggi, baik shutter lag yang sangat singkat, waktu antar shot yang sangat singkat, kemampuan ISO maupun jumlah pixelnya. Dengan kelebihan-kelebihan ini fotografer dapat membuat foto dengan kualitas yang bagus (yang menjadi syarat bagi fotografi komersial)
(pembagian jenis kamera spt ini biar pembaca nggak terlalu bingung dengan aneka ragam jenis dan model kamera saat ini)
– Kamera prosumer : kamera ini peralihan antara kamera konsumer dan SLR. Bentuk mirip SLR tetapi kemampuannya dibawah SLR, beda yang paling nyata adalah lensa kamera prosumer tidak dapat diganti-ganti, hanya bisa ditambah.
Para penghobi fotografi yang bermodal pas-pasan biasanya memilih kamera jenis ini.

Nah setelah dapat membedakan beberapa jenis kamera digital, kita akan mempelajari apa saja yang harus diatur pada kamera serta beberapa teknik fotografi sehingga kita bisa membuat foto dengan kaidah yang benar. Anda dapat membaca artikel :
“Pengertian Exposure” oleh Donny Kurniawan.
http://www.fotografer.net/artikel/lihat.php?id=203

dan dijelaskan juga tentang hubungan Shutter speed, Aperture, dan ISO :
“Apa sih Exposure Value (EV)” oleh Bernardo Halim, Mr Sukamoto.
http://www.fotografer.net/artikel/lihat.php?id=131

PANDUAN MENCETAK FOTO
Selanjutnya kita harus mengetahui berapa ukuran foto yang harus dihasilkan oleh kamera untuk berbagai kebutuhan. Ukuran foto biasanya diukur dalam satuan MP (mega pixel) dan DPI (dot per inch). Konsep ini yang harus dipahami ketika akan mencetak sebuah foto. Anda dapat membaca artikel :
“Panduan Praktis untuk Mencetak Hasil Foto Kamera Digital” oleh Yoni Tan.
http://www.fotografer.net/artikel/lihat.php?id=58

Ada beberapa hal yg mungkin bisa kita terapkan agar foto kita lebih berkualitas.
“RETOUCH IMAGE DIGITAL – Untuk Keperluan Cetak” oleh Chandra R
http://www.kamera-digital.com/artikel/wmview.php?ArtID=15

Jika foto kita terlalu noisy (mungkin akibat penggunaan ISO yang tinggi atau memang sensor kamera kurang baik) kita bisa menggunakan software penghilang noise,
misal : Neat Image, Noise Ninja dsb (penulis sendiri biasanya menggunakan Neat Image).

MEMILIH KAMERA DIGITAL
Setelah membaca artikel-artikel di atas, tentunya kita bisa menentukan kamera seperti apa yang kita butuhkan. Sehingga kita bisa mengoptimalkan ketersediaan dana dengan kebutuhan.
Ada artikel singkat tapi cukup untuk memberikan penduan awal untuk memilih kamera digital :
“Tips Memilih Kamera Digital”
http://www.kamera-digital.com/artikel/wmview.php?ArtID=19

“Kiat Jitu Pilih Kamera Digital” (26/5/2004)
http://www.pcmedia.co.id/detail.asp?Id=39&Cid=19&Eid=3

Review Kamera Digital :
http://www.steve-digicams.com (review kamera)
http://www.dcresource.com (review kamera)
http://www.dpreview.com (review kamera)
dsb

PANDUAN BUAT FOTOGRAFER YANG TRAVELER
Orang yang suka berwisata tentunya tidak ingin kegiatan wisatanya terlupakan begitu saja, oleh karena itu hampir bisa dipastikan para wisatawan selalu membawa alat dokumentasi, minimal kamera. Artikel berikut ini minimal dapat memberikan gambaran persiapan apa yang harus dilakukan serta panduan agar kita dapat mendokumentasikan wisata kita dengan baik. Anda dapat membaca artikel :
“Guide To Taking Better Picture” oleh Pujo Ramanto.
http://www.fotografer.net/artikel/lihat.php?id=246
Artikel ini merupakan bedah buku “Lonely Planet’s Travel Photography”

MARI KITA BERAKSI…. !!!
Sebagai Penutup, ada artikel menarik yg menurut saya dapat membangkitkan semangat memotret dan menyadarkan kita bahwa fotografi ternyata sangat mengasyikkan.
“Kutipan-kutipan dari Para Maestro Fotografi” oleh Hotma Roni Simamora
http://www.fotografer.net/artikel/lihat.php?id=163

Biar lebih semangat silakan mengunjungi web site fotografi :
http://www.kamera-digital.com (forum fotografer)
http://www.forumkamera.com (forum fotografer)
http://www.fotografer.net (forum fotografer)
http://www.pbase.com (kumpulan galeri foto)
dsb…..

Yang perlu diingat dalam fotografi hendaknya tidak melanggar norma agama, baik cara mengambil foto maupun menentukan obyek yang difoto.

h_wahyu@yahoo.com

1 Comment

  1. Gatry Amalia Sari

    May 4, 2017 at 9:30 pm

    Terimakasih atas infonya dan untuk referensi silahkan cek http://www.fotografi.blog.gunadarma.ac.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *