Palestina, Tanpa Identitas

Senjata kering usang
Berkarat dipojok perlawanan
Debu bukan mesiu
Batu bukan peluru
Hanya melempar marah
Pada bisu dunia

Di atas puing pecah
Hanya tulisan di tembok retak
Perlawanan tak bersuara
Kata-kata dikubur
Dibunuh dipenjara tanpa nafas

Bocah-bocah langit
Buku atau senjata
Pilihan terpasung terhimpit
Di atas tanah tanpa rasa

Kemah-kemah kusut
Harapan selalu entah terbawa
Angin debu yang kemelut
Di atas bumi tanpa jendela

Perdamaian kosong
Kami dipaksa menjabat hampa tangan sendiri
Tetap tanah hidup kami dirampas
Tanpa rasa
Getir tanpa rasa

Kami ingin melempar
Lagi bersama mujahid perlawanan
Inginkan sujud
Lagi dan adzankan kemenangan
Tapi harapan ini
Tanpa definisi

Bekas hidup tersisa
Jutaan asa pun kami
Akan selalu tanamkan
Pada generasi
Yang bisu dan terseret-seret sejarah
Tanpa pembela

Puing kemarahan
Menjadi satu bumi warisan
Denyut nadi meski tak henti
Tidakkah kau lihat raga kami
Tertiup bersama debu

Larut membungkam petang
Membungkuk tertunduk
Ia tatap tanah air
Malam ini dirinya tanpa identitas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *