Jika Ramadhan Sebuah Konser

Ramadhan telah tiba. Ibarat perhelatan akbar  dari sebuah pertunjukan bergengsi dan ditunggu-tunggu tentulah membuat semua berdebar-debar menanti. Apakah akan berjalan seperti yang diharapkan. Meraih sukses gemilang?. Ataukah berjalan biasa-biasa saja?  bahkan jauh dari impian?

Konser  adalah  pertunjukan musik di depan umum. Dalam kamus bahasa Indonesia tidak disebutkan besar atau kecilnya. Namun kebanyakan dari yang kita lihat, konser merupakan pertunjukan besar. Dimana untuk membuat sebuah konser diperlukan persiapan yang matang. Tidak sekedar  ada panggung dan penyanyi saja, tetapi melibatkan banyak hal seperti misalnya,  konseptor, pengarah musik,  dan lain-lain.

Seorang diva pernah mengatakan dalam sebuah konferensi pers  bahwa selama dua bulan dia berkonsentrasi penuh dan  menghentikan show di luar kota untuk persiapan konser yang akan dia jalani.  Bahkan dia mengatakan konser ini  adalah sebuah ujian untuknya, serta berharap  semua persiapan dan kerja keras yang dilakukan oleh tim untuk konsernya nanti akan mendapat nilai A. Agar setara dengan perjuangan yang telah dilakukan oleh tim.

Sebuah konser bukanlah pertunjukkan main-main. Seorang teman yang pernah mengerjakan tata panggung sebuah konser diva bisa  berhari-hari  tidak tidur menjaga panggung agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Sabotase. Juga hal yang tidak terduga karena kesalahan sepele. Kabel yang tumpang tindih atau tidak pada tempatnya. Kecil namun luar biasa dampaknya.

Kawan , jika ramadhan di depan mata kita ibarat sebuah konser akbar dan kita adalah seorang diva yang akan tampil di atas panggung sudah siapkah kita menjelangnya? Sejauh mana persiapan kita?
Apakah jauh-jauh bulan atau mendadak baru menyadari bahwa semua di depan mata?

Seorang diva bisa dua bulan melakukan persiapan. Terkadang ada yang setahun sebelumnya . Hanya untuk tampi manggung selama dua jam saja. Seorang pengarah musik bisa berbulan-bulan memadukan irama agar terdengar sempurna saat hari “H’ , sebuah baliho pengumuman bisa bertengger di papan iklan pinggir-pinggir jalan hingga berubah warna. Sekali lagi bagaimana dengan konser akbar kita? Penulis sendiri tergugu di depan kompi. Semoga anda tidak. Jika dalam kondisi yang sama, mari kita perbaiki di waktu yang sedikit ini. Melakukan persiapan kilat. Semoga masih diberi waktu. 1.Persiapan ruhiyah (ruhani), 2.Persiapan jasadi (jasmani), 3.Ppersiapan ilmi (ilmu tentang puasa, zakat dll terkait ramadhan), 4.Persiapan hauli (harta untuk banyak berinfaq, buka bersama, memberi takjil dll).

Selamat menjemput ramadhan, mohon maaf atas segala salah kata dalam setiap interaksi. Memohon pada Sang Penjawab semua pinta, harap dan doa, semoga semua mendapat yang terbaik. Amiin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *