Tujuan Penguasaan Dan Pengusiran Palestina Yang Digariskan Zionisme

Apakah oposisi Arab terhadap kedatangan kaum Zionis didasarkan pada anti-Semitisme atau perasaan terancam yang nyata atas komunitas mereka?

Tujuan Dana (Nasional Yahudi) adalah ‘menguasai negeri Palestina sebagai milik mutlak bangsa Yahudi’. Sudah sejak 1891, tokoh Zionis Ahad Ha’am menulis bahwa orang Arab ‘sangat tahu apa yang sedang kita lakukan dan apa yang sedang kita tuju’. Theodore Herzl, pendiri Zionisme, menyatakan bahwa ‘kita akan berusaha mati-matian mengalihkan tuntas pendidik (Arab) di seluruh wilayah ini dengan menyediakan lapangan kerja bagi mereka di negara-negara transit, sambil menutup lapangan kerja di negeri kita sendiri.

Kedua proses ekspropriasi dan penggusuran kaum miskin ini haruslah dilaksanakan secara rahasia dan berhati-hati’. Diberbagai lokasi di kawasan Palestina, para petani Arab harus dipindahkan dari tanah-tanah yang telah dibeli orang Dana (Nasional Yahudi) dari para pemilik tanah absentee; penguasa Turki, atas permintaan Dana Nasional Yahudi, mengesahkannya. Kaum Yahudi pribumi Palestina juga bereaksi negatif terhadap Zionisme. Mereka menganggap tidak ada perlunya mendirikan sebuah negara Yahudi di Palestina dan mereka tidak ingin merusah hubungan dengan orang Arab.

John Quigley,
Palestine and Israel: A Challenge to Justice

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *